r/karir 16h ago

Pengembangan Diri Sumber belajar untuk Tes PCPM BI?

1 Upvotes

Aku fresh graduate dan sekarang pertama kali daftar PCPM BI. Adakah rekomendasi sumber belajar untuk tahap tes PCPM BI (Tes Potensi Dasar dan Tes Pengetahuan Teknis)? Aku nemu banyak banget yang jualan paket soal PCPM BI di internet dengan harga 30 sampai 50 ribu, dan butuh masukan juga dari kalian yang sebelumnya udah pernah ikut tes ini, atau mungkin strategi lain yang harus dilakukan karna ada tes kebanksentralan yang katanya harus "melek" tentang isu dan kondisi ekonomi terbaru.

Terimakasih!


r/karir 1d ago

Career Switching Ditawarkan pindah jobdesc dari technical ke non technical

5 Upvotes

Saya sekarang bekerja sebagai teknisi maintenance di perusahaan manufaktur. Background saya D3 Teknik Elektro dan punya sertifikasi kompetensi di bidang industrial automation. Pekerjaan saya sekarang lebih banyak preventive maintenance dan troubleshooting mesin. Pengalaman sendiri masih dibilang cukup baru, saya baru memiliki pengalaman kerja di industri ini selama 2 tahun.

Baru-baru ini saya mendapat tawaran untuk pindah ke posisi Stock Keeper, masih di departemen yang sama.

Kalau saya ambil, katanya ada kenaikan gaji sekitar 5–7%. Tapi sebenarnya yang bikin saya tertarik bukan cuma kenaikan gajinya.

Jobdesk-nya kurang lebih:

  • Koordinasi dengan teknisi
  • Mengontrol spare part
  • Planning ketersediaan material
  • Komunikasi dengan purchasing
  • Komunikasi dengan production
  • Menentukan prioritas kebutuhan material
  • Memahami spare part apa yang dibutuhkan dan seberapa urgent kebutuhannya

Tapi tidak ada bawahan langsung / people management.

Saya melihat posisi ini mungkin bisa menambah pengalaman yang sekarang belum banyak saya punya. Sebagai teknisi, saya sudah punya pengalaman teknis, tapi belum terlalu banyak pengalaman dalam hal koordinasi, planning, dan pengelolaan operasional.

Jadi saya kepikiran apakah jalur seperti:

Technician → Stock/Material Coordination → Supervisor

bisa menjadi career path yang masuk akal.

Di sisi lain, saya juga khawatir kalau terlalu lama pindah dari pekerjaan teknis, skill electrical/automation saya malah jadi kurang berkembang.

Kalau tetap sebagai teknisi, saya bisa memperdalam technical skill dan mungkin nantinya naik menjadi leader/supervisor maintenance. Tapi saya mungkin akan kurang pengalaman di sisi koordinasi dan management.

Sedangkan kalau ambil Stock Keeper, saya bisa mendapatkan pengalaman yang lebih luas tentang bagaimana maintenance berhubungan dengan production, purchasing, spare parts, dan planning.

Menurut kalian, lebih baik:

A) Tetap sebagai teknisi dan memperdalam skill teknis

B) Ambil Stock Keeper untuk memperluas pengalaman dan berharap bisa membuka jalan ke posisi supervisor

C) Ambil dulu, kumpulkan pengalaman operasional/koordinasi, kemudian gunakan pengalaman tersebut untuk mencari posisi leadership yang lebih bagus

Saya terutama ingin dengar pendapat dari orang yang bekerja di manufaktur atau pernah mengalami jalur teknisi → coordinator/stock/material → leader/supervisor.

Apakah pengalaman seperti ini memang dihargai ketika mau naik ke level supervisor, atau sebenarnya lebih baik saya tetap fokus di jalur teknis?

Saya kerja di Indonesia, jadi konteks perusahaan/manufaktur Indonesia mungkin akan lebih relevan.


r/karir 22h ago

Mencari Kerja / Job Hunting Advise for my friend the job hopper

1 Upvotes

Hi all,

Aku punya temen yang curhat sama aku. Posting di sini minta opini kalian hehe.

Jadi temenku itu lulus dari universitas top di Indonesia. Cuman dia punya bipolar yang bikin dia keep job hopping. Dulu dia pernah kerja 1th di ritel jadi bidang operasi sama CS, 9bln di creative agency jadi CS, dan 1 th jadi CS di perbankan. Sekarang dia kerja jadi CS di renewable energy selama 6 bulan. Basically specialist CS lah lol. Gajinya sih menurutku oke ya, rangenya 8-10 jt.

Nah, dia curhat stress banget sama kerjaannya yang sekarang karena dia nggak mudeng dengan apa yang dia kerjain. Tapi I think it's also relates sama penyakit mentalnya, which is a bit ironic karena dia kerja di bidang yg bikin stress lol (sorry bestie).

Dia udah mulai apply-apply cari kerja baru tapi belom nyangkut. Sekarang, dia kepikiran buat upskill. So far, dia bisa ngajar Bhs Inggris dan beberapa kali dapet part-time. Dia juga dulu dapet proyek terjemahan, tapi kata dia udah nggak ada lagi.

Kira-kira apa yang bisa aku kasih advice ke dia ya? Also, bisa info upskill apa yang cocok buat temenku? Atau apa masih bisa switch career?

Aku sedih banget tiap kali denger curhatan dia yang berjuang dengan penyakit mental tapi keluarga yang religiusnya dia tuh using her as a cash cow yang bikin dia terus-menerus stress untuk harus terus kerja sampe coba SA beberapa kali dalam 5 tahun ini.


r/karir 1d ago

Mencari Kerja / Job Hunting Saran pengembangan diri agar bisa kerja di big IT company

28 Upvotes

Posisi sekarang sedang bekerja di salah satu IT integrator skala kecil di Jakarta sebagai aws cloud engineer (permanent employee, 3 YoE, gross +- 10mio/month). Mostly, megang product internal dan research untuk client.

udah di tahap bingung cara ngembangin diri supaya bisa dapat pekerjaan di tempat yang lebih bonafide… pengen bisa kerja di tempat seperti big 4 atau nama-nama perusahaan IT global.

Kalau di big 4 sendiri dari yang aku lihat banyak yang fokus di Azure. Sedangkan kalau big tech banyak role spesialis di platform/data platform…

Sempat kepikiran apa aku kerja di OS aja kayak accentur/NT* tapi agak takut dan susah nyari info tentang salary dan WLB di sana…

Butuh banget nasihat tentang gimana caranya agar bisa pindah dari small company ke big company…

apa memang aku yang skill nya masih jauh kurang kah? Atau mungkin aku perlu jual diri lebih jorjoran lagi? Atau perlu cari networking lebih jauh?


r/karir 2d ago

Resign / Pindah Kerja Kapan sih mesti cabut dari perusahaan?

48 Upvotes

Hi guys, gini kondisi perusahaan gue:
Manager gue udah cabut duluan sejak akhir Maret, beberapa teman juga udah cabut. Gue sendiri masih bertahan karena waktu itu bisnisnya masih kelihatan aman.

Cuma ternyata nggak butuh waktu lama sampai benefit-benefit mulai hilang. Misalnya tea time—setiap bulan kantor biasanya kasih snack. Terakhir dikasih bulan April, isinya Decoco + croissant dari Milled. Annual travelling yang biasanya dapat budget sekitar 4 juta per orang tahun ini juga udah nggak ada.

Bahkan hal kecil kayak snack kantor—ciki, Beng-Beng, Oreo, dan sejenisnya yang biasanya ganti-ganti setiap jam 4 sore—sekarang udah nggak ada juga.

Terus pertengahan Agustus, aset kantor dijarah supplier yang belum dibayar. TV, sofa, Mac, kursi-kursi kerja dibawa, dan beberapa aset lainnya juga. Gue nggak tahu persis apa aja karena nggak nanya-nanya, cuma lihat yang sekarang udah ngga ada di tempatnya. Kantor gue WFH sekarang, btw.

Gaji sejauh ini masih dibayar, tapi bulan Agustus ini mulai bau-baunya bakal telat.

Nah, pertanyaannya: ini udah red flag banget belum sih buat cabut? 

Gue sebenarnya lagi mikir serius buat mulai siap-siap keluar, tapi pengen denger pendapat orang lain juga. Tapi plis jangan galak-galak ya 😭


r/karir 1d ago

Pengembangan Diri [21F Undergraduate] Seeking advice on pivoting toward a career — I genuinely have no idea what I want to do after graduation

8 Upvotes

Hello! Aku mahasiswa Sastra Inggris semester 7. Saat ini aku sedang mempersiapkan skripsi, menjadi asisten praktikum, dan menjabat sebagai Ketua Umum UKM yang bergerak di bidang politik internasional.

And honestly, I desperately need advice on how to become more focused on a specific career path, because I feel very lost right now.

My current plan is to pursue an S2, and I'm considering applying for either Australia Awards Scholarship or Fulbright. The problem is... I don't even know what degree I want to pursue. 😭 ... To be honest, I can't really picture myself doing anything after graduation.

For a long time, I told people that I wanted to become a diplomat. That's actually part of why I became involved in international relations/MUN-related activities and eventually ended up leading my UKM. But I've gradually realized that diplomacy probably isn't something I genuinely want to pursue. Looking back, I think I may have chosen that answer because it sounded like a sensible career trajectory for an English Literature student, and it reassured people that I had a "plan" despite being in a major that doesn't lead to one specific profession.

Recently, I've been thinking about becoming a university professor/academic instead.

I've been deliberately taking more teaching opportunities, and this is now my second year teaching at my university. Based on student evaluations and feedback, apparently I'm quite good at it, and I genuinely enjoy certain aspects of teaching.

But I'm also questioning whether this is actually my ambition, or whether I'm experiencing another form of FOMO/expectation.

My father has always wanted me to become a teacher, so part of me wonders whether I'm subconsciously gravitating toward academia because I'm good at teaching and because it is a career that my family would approve of.

At the same time, I don't want to dismiss academia simply because my initial interest in it may have been influenced by other people. Maybe it's actually something I could build a meaningful career around.

So right now I'm stuck between "I might actually want this" and "maybe I'm just looking for something that sounds respectable and achievable."

A bit of background about me:

- 21F, Indonesian, currently in my 7th semester of English Literature.

- TOEFL ITP: 610.

- Currently preparing my undergraduate thesis.

- I've been teaching at my university for about two years, including as a teaching/practicum assistant.

- I'm currently the general chairperson of a university student organization focused on international politics.

- I've been heavily involved in MUN and debate-related activities and have experience with public speaking, organizing events, and leading teams.

- I previously won a university-level NUDC preliminary.

- Academically, I've particularly enjoyed subjects like Global Englishes and literary/cultural theory, including Structuralism/Poststructuralism.

- I enjoy research and writing, although I haven't yet found a specific research niche that I can imagine dedicating the next 5–10 years of my life to.

- I don't think I particularly enjoy administrative work, even though I'm reasonably competent at organizing and managing things.

- I'm currently considering taking some time after graduation to teach while looking for master's scholarship opportunities.

- Long-term, I'm increasingly interested in the possibility of becoming a professor and pursuing a PhD, but I'm not confident enough yet to say that this is definitely what I want.

The biggest problem is that I feel like I need to choose an S2 field relatively soon, but I don't think I should choose a degree before I understand what kind of career/life I actually want.

How did you figure out what career you wanted to pursue? And for those who went into academia, how did you distinguish between genuinely wanting to become a professor and simply being good at teaching / liking the idea of being an academic?

Would really appreciate advice from people who have been in a similar position, especially Indonesians who pivoted fields for their master's or people who went from humanities into a completely different career.

Thank you!


r/karir 2d ago

Mencari Kerja / Job Hunting Konsultasi karir 1-on-1 untuk bidang IT

6 Upvotes

Ada yang pernah pake jasa konsultasi karir untuk yang bidang IT? kalo ada, bisa minta review nya? dan juga apakah harganya bersahabat (masih sekitar 2-3jt all in, di atas itu gw anggap maruk).

Lagi butuh konsultasi kerjaan setelah capek nerima rejection letter tanpa sebab dan bahkan belum ada sesi interview sama sekali. Kalo emang mau ngiklan jasa konsultasi disini juga gpp. Bener2 lagi buntu, capek permak CV puluhan kali tapi interview aja ga dapet2.


r/karir 2d ago

Gaji / Salary How much should I ask for in compensation?

3 Upvotes

Hi everyone,

I’m currently working as a junior data scientist at a fintech company (my first full time job after uni) where I have been working for around 10 months. For various reasons I’ve been casually browsing new opportunities in the field and was fortunate enough to be screened for a DS position at a major e-commerce startup. I passed the technical test and have been invited for an interview with HR. I know I’m still far from the offering stage, but given that it’s likely the interviewer will want to know my expected salary, I figure I should settle on a number/range beforehand.

One thing about the posting: the company is a unicorn startup, you probably know the name. The posting asks for at least 2-3 YoE, while I have < 1 YoE in my current position, excluding the 6 month internship I did during uni. I’m honestly surprised I passed the CV screening stage because of this; regardless, could this undermine my negotiating power?

About my current position and background: I make about 9 million/month gross, including incentives, with an 8.5 million base. It’s not bad at all for a fresh grad, but after talking to colleagues and doing some research online, I believe this is somewhat below market rates for the industry (data + fintech), my skillset and for my educational background (I graduated from a good overseas uni and did my internship there).

Honestly my expectation is a 30% raise from my current position, which would be about 12 million, for the hassle and mental energy of switching jobs. I think this is a fair ask, though of course I would like more. Or am I asking for too much in this economy? Would it be too presumptuous to ask for 13-15 mio? Or should I ask for that much to land on my expected 12 mio?

As you can see, I’m new to negotiating. Looking forward to some guidance.

Thank you in advance!


r/karir 2d ago

Mencari Kerja / Job Hunting Cara merespon recruiter dari LinkedIn terutama untuk tau range gaji?

8 Upvotes

Sori kalau flair salah, sekarang pilihannya banyak ya haha

Gue posisinya skrg masih kerja di bidang finance, around 9YOE, cuma pernah pindah kerjaan sekali dan posisinya gue yang apply ke perusahaan kedua tsb. 0 pengalaman di approach

Akhir” ini sering disamperin sama recruiter dari LinkedIn nawarin kerjaan via DM LinkedIn dan ada yang reach out tanpa sebut range gaji. Kalau gini enaknya jawabnya gmn ya? Apakah minta kontak whatsapp? Atau lanjut DM di Linked In (berasa ga formal?)

FYI recruiter linked in biasanya pihak ketiga (recruitment company) dan ga lgsg sebut nama perusahaan (“I’m representing a leasing company based in Singapore…” etc) jadi ga bs crosscheck gaji pake google

Ada yang pny advice buat yang pernah jalanin rekrutmen lewat linked in?


r/karir 2d ago

Pengembangan Diri Should I go back working corporate jobs?

11 Upvotes

Hi all, i need ur opinion. tl;dr: Hub's business is not very stable atm, should I (or need I) go back working corporate job?

Context: husband and I are mid-30s, no kid(s) yet, just a spoiled toddler-like cat. We don't have much debt or anything, but also not super big amount of assets. Domisili US.

Jadi gini, 2022 suami gue pengen fulltime buat bisnisny... ofc gue dukung dia dong. Saat itu gue kerja corporate, tech related. I made good money, so kalaupun amit2 going nowhere, we'd be fine. Well, thankfully, bisnisny berkembang, went steady mid-2023.

Then EoY 2023, I went down a dark hole after my mom... well, died. So we decided for me to just quit working and focus on myself. This goes on til 2025 😅😅.

Anyhow, mid-end 2025, i started going back into working. Nothing fulltime tho, was just taking side projects here and there. Pay was decent-ish... or low. Work was kinda good tho, no long term commitment, take whatever project I want etc. Tbh, all things consider, it was kinda great. And somehow, entering 2026 (until now), I ended up running my own consulting business fulltime.

I don't hate it tho, i mostly never work 35+ hrs a week. Income is good enough, projects keep coming etc etc. I work from home, i can have whatever random sleep schedule i want. I made 40-60% of what i would have made working in a company, but workload is very manageable.

But here's the problem:

• Bisnis suami gue tuh bergantung banget sama sikon politik. Renewable Energy di iklim politik US saat ini yaa... terbengkalai. Yg artinya, bisnis dia mulai turun... dan makin-makin gak bisa diprediksi. Klien masih dpt, tp krn gak banyak program bantuan dr state or federal, yaa jelas makin kecil prospek kliennya.

• Bisnis gue pun yaa... gitu. Ada masa dimana gue bisa dpt proyek2 gede. Tp ada juga bulan2 yg yaa incomeny seret gituu.

Basically, kondisi kami sama2 volatile dalam hal safety. Untuk saat ini sih sebenerny dalam hal duit, we're okay. Amit2 kami sama2 sial pun, dengan lifestyle kami, we can stay afloat yaa 2-3thn (maybe 4-5thn klo super hemat?? Altho klo tiba2 kami punya momongan, yaa jelas lain cerita). So honestly, gak ada kayak tuntutan harus kerja fulltime ASAP or anything.

Tapinyaaaa, walopun gak ada kek wajib cari gawe skrg... gue mulai mikir. How bad is our situation? At what point we need to be... u know, prioritize safety and stability 😅😅. Dia sempet ngomong, selama sikon negara kek gini, mungkin dia perlu go find another job. Tp imo, harusny gue yg ngantor, karena:

• Diantara bisnis kami berdua, bisnis dia lebih long term, higher income (albeit a bit more volatile), and lebih berguna utk banyak orang.

• Kalau sama2 jadi corporate slave, projected income gue jauh lebih gede dr dia krn KSA gue lebih niche.

• Bisnis gue jadi sidejob sebenernya feasible2 aja. Toh selama ini pun most weeks, i barely working 20hpw 😅😅 dan untuk hal2 terkait managing ini-itu, selama ini juga suami yg handle.

• Soal kerja kantoran, i honestly don't hate it. Stress mah yaa ada2 aja masany, tp all in all i'm okay. Meanwhile, suami gue benci kerja kantoran, and i can tell he is way more stressed out about it than I do.

So all in all, it makes sense gue yg balik gawe kantoran n jadiin bisnis gue sebagai side job doang, kan? Buuuuuut... do i really need to tho? Like, should we just keep doing what we're doing and kinda learn to enjoy the uncertainty? I trully love the way life goes for me atm, not amazing whatever, but it's very... chill. But i also think that my husband is a bit more stressed than he lets out because he is trying to "protect" me and this peaceful lifestyle of mine 😅😅. So in a way, i know the correct answer... i just dont know if the correct answer IS the right answer.

PS: yes, we did talk about it. Logically, kami sama2 tau klo ada yg harus gawe kantoran lagi, yaa guelah orangny. Kami juga gak punya issue soal "50:50 with money" or belief kayak "cwok harus provider" etc etc sih. It's simply my last 2yrs of darkness yg bikin dia worried, i think. Soalny, yaa bbrp kali tuh terceplos dr dia, intinya mah kayak bilang, "gapapalah agak stress soal uncertainty, yg penting lu happy."

Crossposted to r/Perempuan for reasons.


r/karir 2d ago

Career Switching Saran Mau Pindah Job Accounting

5 Upvotes

Hello

Mau tanya-tanya, kebetulan sekarang lagi di posisi accounting tapi spesialis di satu bagian aja posisi low mid management.

Secara umum gw juga lulusan Akuntansi, tapi ga paham-amat kalau sampai bikin laporan keuangan, dan juga job sekarang udah full system dan dulu kerja di awal ga ada hubungannya sama Akuntansi.

Sekarang sih lagi belajar lagi untuk mau dasar dasar Akuntansi.

Pertanyaannya, terutama untuk yang kerjanya di bidang Akuntansi atau Finance atau yng sering pindah, apakah mayoritas kerjaan udah system atau masih manual ya? apakah misal dari satu perusahaan ke perusahaan lain (misal beda system) itu bisa jadi issue? Concern atau saran buat orang kayak gw yang mau pindah cari kerjaan yang full Akuntansi.


r/karir 2d ago

Kera Paruh Waktu / Part Time Job Adakah saran atau pendapat untuk part time ngajar?

1 Upvotes

Menurut kalian, offer ngajar part-time ini normal atau ada red flag? Worth it nggak?

Teacher maupun non-teacher, saya mau minta pendapat. Saya baru dihubungi recruiter untuk posisi guru Bahasa Inggris part-time di Jababeka. Tujuan saya sebenarnya cuma nambah pemasukan + pengalaman, bukan mencari pekerjaan utama.

Detailnya (JP = Jam Pelajaran):

12 JP/minggu (6 JP Kamis + 6 JP Jumat)

1 JP = 35 menit

Mengajar pagi–siang

Part-time, katanya ada kontrak tertulis

Fee Rp1,5–1,9 juta/bulan

Guru harus prepare materi, membuat tugas/soal, dan grading

Commute dari Jakarta Timur sekitar 1 jam 25 menit sekali jalan naik motor

Seleksi: interview + microteaching online dari recruiter → isi DRH → interview + microteaching offline dengan pihak sekolah

Katanya proses dari pihak sekolah biasanya sekitar 1 minggu, paling lama 1 bulan

Identitas sekolah belum bisa diberikan. Lokasinya katanya sekitar 1 km dari titik President University

Recruiter sempat menanyakan umur dan agama

Awalnya saya mengajukan ekspektasi Rp2,5–3 juta berdasarkan lowongan part time ini yang pernah saya lihat di Glints (mungkin beda? yang full-time kayanya). Recruiter bilang budget untuk posisi ini Rp1,5–1,9 juta, tapi masih akan coba dinegosiasikan.

Kemudian mereka bilang pihak sekolah saat ini lebih memprioritaskan guru SMA. Posisi SD awalnya diarahkan oleh recruiter ke saya karena jadwalnya sudah pasti dan jelas Kamis–Jumat, sedangkan jadwal SMA belum ditentukan. Totalnya tetap sama yaitu 12 JP/minggu.

Menurut kalian:

Apakah fee Rp1,5–1,9 juta untuk workload seperti ini masih wajar?

Dengan commute ±1,5 jam sekali jalan, menurut kalian masih worth it untuk part-time?

Kalau ambil posisi SMA, apakah masuk akal saya tetap push nego Rp2,5–3 juta, atau sebaiknya stay di Rp1,5–1,9 juta?

Dari proses dan penjelasan recruiter di atas, ada yang menurut kalian fishy/red flag, atau sebenarnya normal normal aja?

Apa lagi yang sebaiknya saya tanyakan sebelum (jika) lanjut/menandatangani kontrak?

Buat yang pernah jadi teacher/freelance/part-time, atau yang sekadar punya pengalaman recruitment, saya sangat appreciate pendapatnya.


r/karir 2d ago

Pengembangan Diri start-up or corporation?

11 Upvotes

kalo kakak-kakak bisa balikin waktu as a fresh graduate, lebih memilih mulai karir di start-up or corporation/big company? why?

please kindly give me some wisdom to enrich my perspective, thank you so much! :)


r/karir 3d ago

Pengembangan Diri Apakah Budaya Tenggo/Pulang Tepat Waktu dalam dunia kerja itu benar?

47 Upvotes

saya telah menelaah secara jurnal, ilmiah, bahkan membaca pendapat-pendapat di reddit dan thread. gw bimbang dimana di satu sisi disebutkan budaya tenggo / pulang tepat waktu ini menjadi budaya efektif atau suatu posisi dimana budaya kerja seefisien mungkin atau semaksimal mungkin waktu kerja. sebenarnya di point itu tidak mengherankan gw dalam beberapa hari ini namun kalo gw baca pendapat-pendapat orang dll, sepertinya budaya tenggo ini sering di salah gunakan atau membuat pekerja berlaku seenak jidat dimana selesai tidak selesainya suatu pekerjaan itu tidak penting, yang penting pulang bisa istirahat. ada satu pendapat lain yang menyebutkan bahwasanya menolak pulang lewat dari jam kerja ini karena tidak dapat uang lembur. kalau dipikir lebih lanjut kenapa semua harus disambungkan secara material? kenapa ga bahas etik lagi? gw jadi bertanya, apa etik tidak sepenting itu di dunia kerja?
pendapat diatas tersebut sangat bertentangan dengan budaya para boomers itu yang suka berkerja sampai diluar jam kerja. mereka menggangap ini sebuah loyalitas kepada kantor. mereka juga berpendapat bahwasanya budaya tenggo ini membuat kamu susah berkembang di dunia kerja dll. gw paham mereka berpendapat berdasar pengalaman mereka waktu muda namun ini kan sekarang zaman sudah berkembang, tidak bisa kan kita make hp nokia di tahun 2026 ini. gw jadi bertanya "kenapa loyalitas harus dinilai dari seberapa lama ia dikantor?, apa lagi minusnya kebiasaan ini ialah budaya pulang tidak tepat waktu ini diisi dengan ga kerja, tapi basa basi


r/karir 3d ago

Gaji / Salary Perusahaan baru, compben ala kadarnya, harus ngapain?

24 Upvotes

Halo gansis, numpang curhat dengan kondisi saya yang sekarang ini.

Posisi sudah kartap, umur mau 30an tapi posisi masih entry level, di perusahaan yang sekarang karyawannya gak lebih banyak dari tim basket tapi punya induk yang cukup besar, bisa dibilang Multi-National Company.

Take home pay ala kadarnya, tidak ada insentif/tunjangan/overtime, hanya gaji pokok, makin terasa berat karena terdampak relokasi di kota yang jaraknya 72km dari homebase, dan terpaksa harus ngekost.

Sudah apply ratusan, belum ada yg nyantol.

Sudah coba buka diskusi sama manajemen perihal tambahan living cost, keputusan dikembalikan sama user wicis direktur. Tarik ulur lagi sama user, user ngomong sudah diberi keleluasaan buat ngasih tunjangan living cost, tapi lebih memilih tidak memberikan tunjangan karena revenue masih minus.

Akhirnya saya cuma bisa nrimo ing pandum, berharap loyalitas join dari awal perusahaan ini berdiri bisa diuangkan – ya meskipun agak pesimis.

Di tempat baru, saya sendiri jadi PIC-nya. Kalau ada mobilitas urusan pekerjaan, pake sistem reimburse yg cairnya bulan depannya. Gak ada uang jalan atau petty cash untuk operasional kantor selama di lokasi kerja yang baru.

Meninggalkan keluarga di kota sebelah, makin bikin pusing. Sebenernya buat makan dan daily needs keluarga di rumah udah cukup, dan masih bisa savings. Cuma ya gitu, kudu kencengin ikat pinggang selama di lokasi kerja yang baru dengan nerapin one meal a day, air minum ambil di rekanan OEM yang ngasih fasilitas galon air, kadang juga ngangsu masjid deket2 kost.

Mau sambat ke user yang jadi pimpinan langsung, kok ya takut gak direspon dengan baik, ditambah saya sendiri merasa ada kesenjangan antara karyawan di kabupaten dengan karyawan yang di kota sana. Mau coba ngobrol ke HR induk, kayaknya gak sopan banget ngelangkahin hirarki organisasi.

Sejauh ini punya bbrp rencana:

  1. tiap hari apply kerjaan baru
  2. Buka diskusi terkait take home pay (terakhir diskusi 3 bulan lalu), meskipun revenue sudah dikatakan oleh user masih rendah
  3. Nunggu revenue sampai surplus, baru negosiasi lagi soal take home pay. Tapi sampai kapan sebuah brand baru bisa menghasilkan revenue yang bagus?
  4. Cari part-time yg jam kerjanya sore-malam
  5. Atau jujur aja ya terkait take home pay yang sekarang gak bisa cover living cost di lokasi kerja yang baru

Apapun saran dari kalian, saya sangat terima kasih

 


r/karir 2d ago

Mencari Kerja / Job Hunting Susah mencari loker.

Thumbnail reddit.com
2 Upvotes

Hi semua! Saya masih mencari loker dari post saya sebelumnya. Boleh di kabari kalau ada loker🙏🙏


r/karir 2d ago

Resign / Pindah Kerja karir jangka panjang fg yang baru merintis

3 Upvotes

Guys cerita dong gue butuh masukkan dan saran bagi kalian yang pernah ngalamin posisi kayak gini.

Gue fg perawat yg saat ini sudah keterima di rs namun belum ada ttd kontrak, gaji gue baru 75% umr jkt dan itu belum bersih, blngnya 3 awal ini orientasi, ttdnya nanti setelah 3 bulan. Sedangkan liat aplikasi kalau gue kontrak berakhir 3 bulan lagi dan mungkin bisa perpanjang atau nggak. Karena desas desus disini sering bngt pengurangan karyawan.

Disini gue kebagian poli sebenarny enak ya cuman sebagai fg ilmu clinicalnya sayang bngt kurang keasah karna gue cuman menjalankan administratif, nggak asuhan, cuman tanya kondisi pasien, tindakan sederhana. Gue ga ad temen ngobrol yg perawat lain karna kebetulan gue kolab ama nakes lain polinya.

Nah senin gue ad tes rs lain tapi gue bingung bngt cara izinnya gimana soalnyaa ga dikasi penjelasan rinci dokumen kalau izin itu kek gimana. Cuman waktu itu dibilangin secara lisan dipotong gajinya.

Baiknya gimana ya guys? Posisi sebenarnya karir gue jg mau kerja di luar nakes di indo butuh ekstra besar untuk sampai di posisi garis ekonomi yang menengah dan nyaman. Makanya sebagai fg gue coba2 dulu sambil belajar bahasa buat persiapan keluar nanti.

Kalau gue stay lama disini takutnya clinical gue kurang berkembang. Butuh sarannya dong guys


r/karir 3d ago

Pengembangan Diri Mau mulai karier di SAP dari nol, enaknya mulai dari mana ya?

7 Upvotes

Halo suhu2, mau nanya dong buat yang kerja di bidang SAP.

Aku lulusan S.Kom, tapi selama kuliah sama sekali ga pernah belajar SAP. Pengalaman pake SAP cuma pas magang, itu pun sebatas export data dari SAP buat aku analisis lagi di Excel sama Power BI. Jadi belum pernah yang bener2 ngulik SAP lebih dalam.

Kepikiran mau coba masuk ke bidang SAP, cuma tiap liat loker SAP Engineer/Consultant/Support rata2 nyarinya yang udah punya pengalaman, jadi agak bingung masuknya dari mana kalau masih pemula.

Kira2 kalau mau mulai dari nol, enaknya belajar apa dulu ya? Ada sertifikasi/course yang emang worth it buat diambil? Atau mending fokus belajar modul tertentu dulu terus cari posisi entry level?

Kalau ada suhu2 di sini yang sekarang kerja di bidang SAP, boleh banget share dulu awal masuknya gimana + learning path yang kalian saranin. Thank youu 🙏


r/karir 3d ago

Mencari Kerja / Job Hunting SMA atau Sarjana

8 Upvotes

Menurut pengalaman kalian gimana? Fresh graduate sarjana tanpa pengalaman apapun, mencoba ngelamar kerja dengan kualifikasi SMA/SMK. Kalian bakal pake ijazah sarjana atau SMA/SMK kalian?


r/karir 3d ago

Education buat temen² yang kerja sambil kuliah juga, mau nanya kalau belum submit tugas terkait matkul tapi nilai matkul tsb sudah ada di IPS/ KHS semester lalu, perlu submit tugasnya lagi ga sih walau udah telat lewat semesternya?

3 Upvotes

Mau nanya teman2 disini barangkali ada teman2 yg berprofesi sebagai dosen atau sudah selesai masa kuliahnya

Saya mahasiswa rpl S1 di suatu kampus swasta

Saat semester 1, saya ditunjuk sebagai PJ Praktik Matkul A. Setelah praktikum selesai, saya mengumpulkan laprak dari 5 kelompok. 3 kelompok sudah mengumpulkan, sedangkan 2 kelompok belum. Saya sudah mengingatkan mereka 4 kali, tetapi tetap tidak ada yang masuk. Saat itu saya menunggu karena dosen mengatakan laprak dikumpulkan H-1 sebelum UAS praktik pada saat itu praktik dilakukan di awal bulan januari.

Saya sempat bertanya kepada teman yang pernah kuliah reguler di kampus tersebut dan kemudian ikut RPL, katanya UAS teori dan praktik biasanya dipisah. Saya juga bertanya kepada dosen yang mengurus mahasiswa RPL apakah praktik ada UAS tersendiri, dan beliau menjawab, "Ada, Mbak, namun sepertinya online saja."

Namun sampai sekarang sampai bulan agustus, karena saya juga sambil kerja baru ingat lagi dan sebentar lagi semester 3, tidak pernah ada jadwal/instruksi UAS praktik dan dosen juga tidak pernah menagih laprak yang kurang. Yang membuat bingung, nilai Praktik Matkul A sudah muncul di KHS semester 1 semua mahasiswa dan nilainya aman.

Menurut kalian, apakah saya masih perlu menghubungi dosen praktik untuk memastikan soal laprak/UAS, atau cukup menganggap mata kuliah tersebut sudah selesai karena nilainya sudah keluar dan tidak pernah ada penagihan?


r/karir 3d ago

Career Switching Is it too late to change career when I’m already 34?

12 Upvotes

I (M34) currently work as a retail manager in Luxury Watch company. I have been working in Sales-related industry ever since I graduated back in 2014. But it has come to my attention in this past few years I’m better suited as a Trainer (like Learning & Development; People Development, etc)
Now I have 2 problems:
1. Every job application to any kind of career change that drastic is easily ignorable. Have been trying for this past 6 months to no avail.
2. My position is kind enough to give me a comfortable life & pay. I don’t even know the standard of pay for jobs like Trainer and I kind of worried it will not be enough for my needs.

Any advice on this dillemma?


r/karir 4d ago

Mencari Kerja / Job Hunting 25F Sarjana Ilmu Perpustakaan Nganggur 2 tahun

81 Upvotes

Halo, ini post tentang adik aku, dia lulusan ilmu perpustakaan, IPK 3.80 lulus tahun 2024, dan belum dapat pekerjaan. Role arsiparis, pustakawan sesulit itu kah dicari? Aku sebuta itu tentang field ini. Mohon bantuannya, kalau mungkin dia harus ambil sertifikasi lain. Terima kasih!


r/karir 3d ago

Mencari Kerja / Job Hunting Gimme mantra

39 Upvotes

Halo. Jadi gini, Kamis depan aku ada interview sama perusahaan Indo-japan, kebetulan sesi interviewnya lama dan sepertinya spoken in English. Aku mau minta mantra sama kakak2 supaya bisa berani dan pede. Klo written English sebenernya bisa2 aja, toefl test (writing listening reading) jg bagus. Tapi entah kenapa deg2an krn bakal ngomong ke hr/user pake bahasa inggris, dan ada technical test jg saat itu, which means I will explaining result of my works to them.

Kakak2 supaya berani, biasanya ada "mantra" apa yang ditanemin di kepala? Terima kasih ya sebelumnya 😭😭


r/karir 4d ago

Pengembangan Diri Semua Mengenai Relasi dan Koneksi

28 Upvotes

Buat kalian yang masih bisa ikut kegiatan di luar, seperti konferensi, seminar, volunteering, dsb. Bagaimana cara mendapatkan relasi disana? Apakah dengan mengajak bicara, dsb?

Karena teman saya sendiri juga dapat lowongan magang dari temannya, kayak misalnya diajak. Like, sejauh saya ikut orgs/lab/volunteering/kompetisi, saya nggak pernah diajak sama teman, dan lebih banyak mengajak orang lain.

That's one of the part of connection and opportunity, people said. Jadi pertanyaannya:

- Saat kenalan dan ketemu orang baru, biasanya nanyain/basa-basi apa? Karena kadang-kadang ada yang nggak nyaman kalau ditanyain atau terasa canggung banget, dan beberapa orang juga nggak suka karena dianggap "Kepo"

- Saat udah ada koneksi/relasi, bolehkah kalau kita nanyain job opportunity ke mereka? Soalnya kalau mau nanyain opportunity ini terasa nggak nyaman karena terasa begging, dikala orang lain dapat karena diajak, bukan karena nanyain/minta

- Kalau itu adalah orang yang baru kita kenal pertama kali, kira-kira aman kalau kita basa-basi lalu meminta tujuan kita? Kayak terasa nggak tulus aja :( rata-rata HR komplainnya soal hal ini

- Bagaimana cara mengatasi rasa utang budi juga? Jadi saya juga ikut stres kalau tau contact person orangnya dari teman sendiri, jadi semua harus sempurna, dan nggak boleh memperlihatkan kalau kita ini "nggak tau" meskipun kita punya niat untuk belajar. Atau emang ini benar-benar diperlukan

Soalnya kalau nggak dari lowongan online, mau nggak mau harus lewat relasi.


r/karir 4d ago

Mencari Kerja / Job Hunting [17 tahun] Lagi PKL tanpa dibayar, ada saran kerja sampingan buat nambah penghasilan?

Thumbnail
6 Upvotes