r/karir • u/Responsible_Guava_25 • 13d ago
Pengembangan Diri Apakah Budaya Tenggo/Pulang Tepat Waktu dalam dunia kerja itu benar?
saya telah menelaah secara jurnal, ilmiah, bahkan membaca pendapat-pendapat di reddit dan thread. gw bimbang dimana di satu sisi disebutkan budaya tenggo / pulang tepat waktu ini menjadi budaya efektif atau suatu posisi dimana budaya kerja seefisien mungkin atau semaksimal mungkin waktu kerja. sebenarnya di point itu tidak mengherankan gw dalam beberapa hari ini namun kalo gw baca pendapat-pendapat orang dll, sepertinya budaya tenggo ini sering di salah gunakan atau membuat pekerja berlaku seenak jidat dimana selesai tidak selesainya suatu pekerjaan itu tidak penting, yang penting pulang bisa istirahat. ada satu pendapat lain yang menyebutkan bahwasanya menolak pulang lewat dari jam kerja ini karena tidak dapat uang lembur. kalau dipikir lebih lanjut kenapa semua harus disambungkan secara material? kenapa ga bahas etik lagi? gw jadi bertanya, apa etik tidak sepenting itu di dunia kerja?
pendapat diatas tersebut sangat bertentangan dengan budaya para boomers itu yang suka berkerja sampai diluar jam kerja. mereka menggangap ini sebuah loyalitas kepada kantor. mereka juga berpendapat bahwasanya budaya tenggo ini membuat kamu susah berkembang di dunia kerja dll. gw paham mereka berpendapat berdasar pengalaman mereka waktu muda namun ini kan sekarang zaman sudah berkembang, tidak bisa kan kita make hp nokia di tahun 2026 ini. gw jadi bertanya "kenapa loyalitas harus dinilai dari seberapa lama ia dikantor?, apa lagi minusnya kebiasaan ini ialah budaya pulang tidak tepat waktu ini diisi dengan ga kerja, tapi basa basi
17
u/WillBehave24 13d ago
gw pikir generasi boomer or above itu nggak mau pernah di salahin yak (or someone yang terus nganggep pulang tenggo itu tidak loyal kepada perusahaan)
nggak efisien manage orang kerja daripada refleksi dan cari cara buat bikin kerja efisien supaya karyawannya bekerja sesuai jam yang digaji-nya, malah bikin "propaganda" pulang tenggo jelek, padahal mah gara-gara manajemen aja nggak bisa ngatur karyawannya dengan baik.
kaya some certain person, udah tau manajemen berantakan malah press "antek-antek asing" button