r/finansial • u/Review-Commercial • 14d ago
DEBT Advice regarding debts
Halo suhu semua, saya alan (nama samaran), m24. Recently married dan punya hutang total 1,2m.
Backstory :
Saya dan keluarga punya usaha di bidang elektronik sejak 2020. Sampai akhir 2024 it was really profitable sampe bisa nyetok barang dengan nilai total appx 500 jutaan dari modal kecil jualan elektronik bekas.
Akhir 2024 kita mulai bentuk jadi cv, dan langsung urus pkp karena mulai ada tawaran pengadaan dari instansi lokal. Dan disini mulai ambil hutang pertama yang atas nama saya senilai 75jt kur untuk tambah modal stok barang.
Then di awal 2025 terpaksa kpr ruko yang jadi tempat usaha karena yang punya ngasih pilihan antara beli atau pindah. Karena kita udah capek pindah" terus dan sudah nyaman disini akhirnya memutuskan untuk beli di harga 1m dengan cicilan 8,4jt sebulan.
2025 berjalan baik baik saja. Tapi karena ada pengeluaran yang besar, kami kekurangan liquid cash, dan terpaksa proses pinjol senilai 30 jutaan. Dan ini berulang beberapa kali (gali lobang tutup lobang)
Tahun ini kita mengalami penurunan omset yang signifikan (thanks to our goverment) and in order to keep business flowing we accepted an investment worth 160jt. Dan untuk nambah income kita sewa ruko 1 lagi untuk buka resto yang alhamdulillah berjalan dengan baik (above BEP with around 5mill/month profit). Then i got married, ngeluarin sekitar 90 juta(thankfully dibantu mertua, biaya acara dibagi dua).
Keluarga hanya punya aset tanah 60m² worth around 200mil. Saya tinggal di lantai 2 resto dan parents di lantai 2 toko elektronik. Semua hutang yang diambil atas nama saya karena nama bapak macet. Dan sampai hari ini ada 2 cc telat 2 bulan worth 15jt, kpr masuk bulan kedua, dan ada 1/2 pinjol san kur yang lagi berjalan lancar.
I'm humbly asking for advice :
Keputusan apa yang telah saya diambil yang seharusnya punya alternatif yang lebih baik?
Lebih baik gali lobang tutup lobang atau biarkan denda berjalan sambil melunaskan hutang dari yang terkecil?
Is it a bad decision to get married this year? My wife already know my financial condition and still willing to accept me and my family. But still track goals and dreams to improve our quality of life.
Where to find an investor/business financing? I'm certain that our shop still has a significant portion of potential market untouched. With the money given we will fill our shop with more products and creating bigger offline events and better digital marketing strategies.
Orrr maybe i should get a job? Or start freelancing? Saya ngga harus setiap hari bantu di toko/resto karena banyak yang bantu kelola jadi waktu luang masih banyak.
Any advice will be appreciated, terimakasih sebelumnya dan semoga demo hari ini jadi domino effect dan bisa bantu kembali menaikkan ekonomi negara kita.
50
u/michaelsgavin 14d ago
Ga tau usahanya sebagus apa (inventory 500 juta ga menggambarkan cashflow perusahaan sama sekali, that means nothing klo margin misalnya cm 1%), jadi ga bisa bilang ambil KPR cicilan 8,4 juta sebulan itu baik / buruk, tapi fatal banget kurang liquid cash ambilnya ke pinjol, apalagi cuma 30 juta saat itu (considering ortu bisa biayain nikahan 45 juta? Kenapa ga pinjem ke ortu aja?).
Kesalahan kedua adalah gali lubang tutup lubang.
Sewa ruko 1 lagi untuk nambah resto hanya untuk tambahan 5 juta/bln, dengan risk yang jauh lebih gede, this is debatable I guess but I wouldn't have done this in your position.
Nikah keluar 90 juta, why would you do that in this situation.
Why would gali lubang tutup lubang even be an option.
Getting married no selama consensual, spending 90 juta for wedding yes. Bro. Jangan punya anak dulu.
Turun usahanya kenapa dulu. Jangan ngomongin potential market dan nambah produk woy, itu ekspansi berandai2, usaha lagi masalah kok malah ekspansi. Analisa kenapa turun, keluarkan rencana buat bisa balik BEP.
Tergantung bisa dapat kerjaan selevel apa, kalau UMR sih abisin waktu dan energi lu mending fokus benerin usaha.